Goodbye Domain .com

15 Januari 2025

Selama beberapa tahun terakhir, aku punya dua situs: satu blog pribadi yang udah nemenin aku lebih dari 10 tahun (yap, blog ini) dan satu lagi situs toko online produk digital aku. Nah, kemarin adalah hari terakhir domain toko online aku dengan ekstensi .com aktif. Aku putuskan untuk nggak memperpanjang langganannya. Aku hanya mempertahankan domain .com untuk blog ini saja.

Kenapa Hanya Blog Ini yang Aku Pertahankan?
Simple. Karena biayanya. Hahaha.

Blog ini udah nemenin aku lebih dari 10 tahun. Aku udah nulis banyak cerita di sini, dari yang cringe di awal-awal sampai yang sekarang lebih-enak-dibaca. Banyak banget kenangan dan proses tumbuh yang aku alami bersama blog ini. Rasanya nggak mungkin aku biarin domain ini expired.

Sedangkan situs satunya adalah cerita lain. Tahun ini adalah tahun ketiga sekaligus terakhir aku pakai domain .com. Alasannya? Perpanjangan domain itu bikin aku harus keluarkan biaya lebih besar. Nggak cuma domain, aku juga harus bayar perpanjangan Carrd Pro (US$19 kalau harga normal) yang aku pakai buat landing page-nya. Jadi, daripada pengeluaranku double, aku pilih relakan saja website itu.


Cukup melegakan. Dengan melepas domain .com, aku jadi nggak terlalu terbebani dengan biaya-biaya tambahan. Aku bisa alokasikan budget itu untuk hal-hal yang lebih penting.

Apakah aku bakal nyesel kalau suatu hari ada yang beli alamat website itu? Mungkin. Sepertinya begitu. Tapi, aku percaya, keputusan ini adalah yang terbaik, setidaknya untuk sekarang. Let's be honest, domain itu sebenarnya nggak terlalu impactful untuk bisnis aku. Selama ini, semua klien aku (setahuku) datang dari platform lain, bukan dari website. Bahkan di pencarian Google, website aku nggak pernah ada di halaman pertama. So, fokus aku saat ini adalah mengaktifkan toko online aku lewat platform yang lebih mudah dijangkau dan tentunya gratis. Siapa tahu dengan promosi yang lebih aktif di media sosial, aku bisa dapatkan lebih banyak klien baru. And who knows, maybe someday aku bisa bikin situs baru dengan konsep yang lebih fresh dan strategi yang lebih matang.

Final Thought
Keputusan untuk lepas domain .com toko online aku memang nggak mudah. Ada sisi emosional karena udah aku pakai selama tiga tahun. Tapi aku yakin, yang paling penting adalah bagaimana aku menjalankan usahaku dengan lebih efektif, bukan soal nama atau domain.

Buat kalian yang lagi ada di situasi serupa, coba deh pikirkan apa yang benar-benar penting untuk blog atau bisnis kalian. Kadang, kita terlalu nyaman sama sesuatu yang sebenarnya nggak terlalu krusial. 


It's okay to let go and move forward.

post signature

1 komentar

  1. Rasanya kayak berpisah dengan seorang teman yang sudah lama mendampingi ya Mbak. :-D :-D Pasti berat.

    Sebenarnya, kalau untuk bisnis sih, kalau saya jadi Mbak, saya akan mempertahankan website itu. Meski memang harus mengeluarkan biaya tahunan, tetapi saya akan tetap menjaganya. Memang, terkadang website itu sendiri tidak secara langsung memberikan "imbas" kepada bisnis, tetapi sadar atau tidak sadar, sebuah website itu merupakan kunci dari branding bagi sebuah bisnis di dunia maya.

    Nilainya, memang kerap diabaikan dan dipandang remeh, tetapi sebenarnya memberikan pengaruh besar pada "rasa percaya" kepada calon pembeli. Agak berbeda dengan media sosial, peran sebuah website itu lebih kepada branding daripada selling.

    Jadi, biasanya kalau saya selalu menyarankan kepada klien-klien saya, untuk memiliki website (tidak mudah meyakinkan mereka) karena jika memang mau melakukan pemasaran digital secara komprehensif, website itu sangat diperlukan sebagai induknya.

    Anyway, itu pandangan saya saja yah... Tapi, saya sendiri sudah mematikan 2-3 domain milik sendiri. Alasannya, karena ga sanggup ngurus.. hahaha.. saya terlalu serakah membuat blog, dan akhirnya ga mampu mengurus semua. Jadilah, 2-3 domain terpaksa dimatikan daripada ga keurus..

    Eniwe, tulisannya enak dibaca mbak..

    Keep on writing keep on inspiring

    BalasHapus

Tinggalkan jejak yuk ^^ Jangan pelit- pelit~ ❤