Slider

Book

Review

Story

Travel

Latest Blog

Pertama Kali Lapor Pencurian Konten Shopee Video

29 Maret 2026


Demi apa pun, awalnya tuh bener-bener nggak ada niat apa-apa. Murni iseng buka Shopee. Aku lagi lihat-lihat beranda, tiba-tiba fokusku tertuju pada satu titik. Kayak ada yang familiar di situ. Wah videoku fyp. Tiba-tiba muncul di beranda. Makin lama aku mulai sadar kalau itu... bukan aku yang upload tapi itu memang benar videoku. 


Dengan rasa penasaran campur gemes, aku klik videonya. Bener aja, username yang upload bukan aku. Orang lain. Random. Nggak kenal. Nggak ada izin. Nggak ada credit. Parahnya lagi, setelah aku tonton sampai habis, ternyata videoku itu digabung sama video lain  (besar kemungkinan juga hasil curian). Di titik ini aku bisa aja marah banget dan coba DM orangnya, tapi aku mikir, “Ngapain buang energi buat orang kayak gini?” 

Akhirnya aku ambil keputusan: report aja langsung ke Shopee.  

Meramu Alien

28 Maret 2026


Sekitar jam empat pagi, random banget tiba-tiba pengen nyusun bricks. Bricks yang ternyata udah kubeli dari tahun 2024. Nah, dari beberapa karakter yang aku punya, aku tertarik sama yang ijo ini. Alien.


Satu kotak isinya ada satu plastik berisi kepingan-kepingan kecil dan satu kertas panduan. Aku pribadi lebih suka yang panduannya lewat kertas terpisah gini ketimbang jadi satu dengan kotaknya. Untuk jumlah kepingan, tertulis 178 pcs di kotaknya. Aku nggak tahu itu valid atau nggak, yang jelas aku tahunya jumlah kepingannya memang banyak.

Tiba-Tiba Beli Kipas Angin Portable

24 Maret 2026

Aku masih inget banget pertama kali beli kipas angin portable ini. Waktu itu bulan Agustus 2025, lagi scrolling santuy di marketplace oyen, nggak ada niat beli apa-apa sebenarnya, cuma 'cuci mata' doang. Terus tiba-tiba muncullah ini kipas angin portable yang bentuknya ramping. Tanpa pikir panjang yang terlalu dalam (ya namanya juga impulsive buying), muncullah niat pengen checkout.

Kasih tahu saudara mau beli ini. Siapa tahu mau sekalian. Rupanya mau juga. Jadilah berakhir dengan beli dua karena saudaraku nitip satu.

Aku belinya di Bebeklucu Official Store (klik di sini).

Soal harga, menurutku cukup ramah, satuannya sekitar 69 ribu. Include ongkir dari Jakarta ke Kalimantan Timur.



Saat paket datang, aku langsung unboxing dengan penuh semangat, meskipun saat itu pengemasannya kurang proper (but it's okay). Untungnya isinya nggak kenapa-napa. 

Aku notice kipas ini memang simpel. Meskipun begitu, tetap functional.

Udah include kabel USB, jadi tinggal tambah kepala charger HP udah bisa buat ngecas.

Terus ada juga gantungan simpel buat digantung di leher, which is honestly a nice touch karena bikin dia jadi hands-free. Tinggal ditekuk aja, terus arahin kepala kipasnya.

Perjalanan Aku Cari Cuan dari Shopee Affiliate

17 Maret 2026

Sebenarnya, aku udah notice soal potensi cuan dari affiliate Shopee itu dari beberapa tahun lalu. Waktu itu konsepnya masih terasa eksklusif banget. Nggak semua orang bisa langsung jadi affiliator kayak sekarang. Yang bisa join yaaa orang-orang tertentu yang udah dapat undangan. Sistemnya juga masih agak ribet. Mereka harus kontak pihak Shopee dulu buat ubah link produk biasa jadi link affiliate supaya bisa menghasilkan komisi.

Dan... aku bukan salah satu orang yang diundang. 

Sebagai orang yang suka scroll internet dan ngamatin peluang cuan online, rasanya agak gemes juga. Kayak lagi lihat pintu yang sedikit kebuka tapi aku nggak punya kunci buat masuk. Waktu itu aku cuma bisa lihat orang-orang share link produk, terus mereka cerita dapat komisi dari sana. Dalam hati aku mikir, “Wah kalau someday aku bisa ikut juga, lumayan banget sih.”

Dan entah mulai kapan (jujur aku juga lupa persisnya) akhirnya sistem Shopee Affiliate Program dipermudah. Rasanya tuh kayak pintu yang dulu cuma kebuka sedikit sekarang terbuka lebar. Orang biasa pun bisa gabung. Ya, ya, termasuk aku. Aku termasuk yang langsung daftar tanpa mikir panjang. Karena di kepalaku cuma ada satu pikiran: why not try? Kalau memang ada peluang dapat cuan dari share link, ya kenapa nggak dicoba.

Sekadar info, ada tiga cara dalam affiliate Shopee: lewat media sosial, lewat Shopee Video, dan lewat Shopee Live. 


Tiga-tiganya pernah aku coba. Bisa dibilang aku sempat eksplor semuanya, meskipun hasilnya ya… begitulah. HAHA.

Akhirnya Drama Coretax Berakhir Juga!

22 Februari 2026

Setelah berhari-hari bahkan mungkin berminggu-minggu kepikiran sama lapor pajak, akhirnya aku bisa menyelesaikan ini sendiri, tanpa perlu bayar jasa, maupun ke KPP terdekat. Sebenarnya nggak pure sendiri sih, karena aku dapat banyak bantuan dari tutorial gratis yang ada di sosial media.

Terutama tutornya kak Eka Noerma. Sangat sangat sangat membantu aku.
Barangkali ada yang butuh langkah-langkahnya untuk lapor SPT bagi affiliator, bisa dilihat di sini ya.
Terima kasih banyak, kak. Sukses selalu.


Jujur aku masih sangat awam sama Coretax. Kalau lapor SPT via DJP (sebelum era Coretax ini) aku bisa menyelesaikan dalam satu hari, bahkan hanya beberapa jam (atau mungkin kurang dari satu jam, aku lupa). Tapi lewat Coretax ini beda, prosesnya terasa sangat panjanggg. 

Bahkan step awalnya aku mengalami kegagalan. Baru sampai situ aku udah ngalamin ujian kesabaran. Untunglah aku masih punya stok kesabaran dan rasa nggak enak kalau belum tuntas itu masih terus ada. Sooo, aku hanya bisa terus mencoba. Sambil berharap kalau ini bisa selesai tanpa perlu ngurus lewat offline.


DAN ALHAMDULILLAH BISA!


Akhirnya selesai juga drama ini.

P.S. Aku masih harus ke KPP buat nemenin ayah lapor pajak T.T 
Jadi masih harus ke sana nih??? Siap!

post signature

Aktivasi Akun Wajib Pajak

19 Februari 2026

Lagi-lagi Coretax.


Setengah tiga pagi udah berurusan dengan Coretax

Aku pikir drama lapor pajak tahun ini bakal selesai dalam satu kali duduk manis. Apalagi pakai sistem baru, kirain bakal lebih satset.  Ternyata? Tak semudah itu~ 😭

Dua hari lalu aku udah coba. Kemarin coba lagi. Mumpung aku bangun di pagi buta.

Aku masih ingat hari pertama aku cobain sistem Coretax ini. Step awal aja udah bikin aku pengen tutup laptop dan pura-pura lupa kalau aku punya kewajiban perpajakan. Mengingat saat itu, tiap kali aku coba aktivasi akun Coretax, hasilnya selalu sama: gagal. 

Drama Lapor Pajak yang Ternyata Belum Happy Ending

17 Februari 2026

Kalau tahun lalu aku pernah nulis pengalaman pertamaku lapor pajak lewat DJP Online (yang bisa dibaca di sini), kali ini aku mau cerita soal pengalaman yang sama tapi ini lewat Coretax. 


Sekarang sistemnya sudah beralih ke Coretax. Yang katanya lebih modern, lebih terintegrasi. Secara konsep sih terdengar promising banget. Tapi seperti biasa, teori dan praktik kadang beda universe.

Sebelum memutuskan untuk buka Coretax, aku sempat baca beberapa keresahan warganet soal Coretax. Timeline X, Threads, hingga komen YouTube dan Tiktok penuh cerita struggle: nggak bisa aktivasi, OTP nggak masuk, sistem error, sampai yang akhirnya menyerah dan datang langsung ke KPP. 

Aku hanya berharap aku nggak perlu datangin KPP, cukup lakukan pelaporan pajak lewat online.

Tapi ternyata… aku gagal juga.

Pertama Kalinya Aku Order Photobook Custom

1 Februari 2026

Pernah nggak sih kamu ngerasa punya banyak banget foto berharga, tapi semuanya cuma numpuk di galeri HP? Aku pernah. Bahkan selalu. Sampai akhirnya aku sadar, kenangan sepenting ini rasanya sayang banget kalau cuma jadi file digital yang suatu hari bisa ketimbun foto lain, atau lebih parah lagi... hilang dan lenyap.

Dan dari situlah semuanya dimulai.

Ini adalah cerita pertamaku order photobook custom, dan jujur… I’m kinda proud of this decision.

Aku nggak nyangka bakal seseru ini prosesnya.

Awalnya, aku cuma iseng scrolling Shopee, cari kata kunci 'custom photobook'. Dan wow… ternyata pilihannya buanyaaaak banget. Mulai dari yang harganya terjangkau sampai yang premium, dari yang bisa dibantu soal desain sampai yang harus mandiri (mereka tinggal cetak). Nggak bisa dipungkiri, aku bahkan sampai nandain banyak lapak custom photobook. Like, “eh ini bagus,” “eh ini juga lucu,” “lah kok ini juga menarik sih.”

Sampai akhirnya aku ketemu Epicalab (aku ordernya di sini!)